Tafakkur di Pagi Hari 2

merenungDi pagi yang cerah,

Jika kau mau berfikir sedikit saja dan merasakan betapa banyak nikmat Tuhan yang telah dianugerahkan kepadamu, niscaya tiada ruang dihatimu bagi segelintir penyakit hati seperti iri, dengki dan hasud, yang tak kalah berbahaya : kufur nikmat!

Pagi ini, coba rasakan, atau hari ini, coba renungkan, betapa banyak nikmat-Nya, sehingga saat kau menyadari bahwa rahmat dan kasih saying-Nya melangit luas kau akan tersungkur sujud, bahkan menangis saat itu juga.

Mungkin ini yang dimaksud dengan tafakkur dipagi hari oleh temanku farhan, walau aku belum tau apa yang seharusnya kurenungkan, aku tetap mencoba untuk berfikir. Saat ini alam telah berbagi keceriaanya padaku. Semilir angin sepoi-sepoi, udara pagi yang sejuk serta kicauan burung-burung selaras dengan apa yang dibutuhkan jiwa ini sekarang. Semua nyanyian alam bertujuan satu : mengagungkan nama-Nya.

Tentang kematian, mungkin sebagian besar orang tak suka membicarakan tentang itu, termasuk aku, kenapa? Karena pada hakikatnya aku belum mencapai tujuan hakiki dari penciptaanku : menjadi abdi setia-Nya. Untuk menjadi sempurna memang terdengar mustahil, namun berusaha untuk menuju ke arah itu tak ada salahnya, maka dari itu, mulai saat itu aku bertekad untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi dari sekarang, bismillah, pasti bisa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s