Memaafkan dan Memberi

beriHidup ini menyenangkan, kau sadar itu?

Jika kira memikirkan tentang untung dan rugi, maka tiada untungnya bagi kita untuk mempermasalahkan orang yang tidak mempermasalahkan kita, “pusing pusing mikirin orang yang nggak disukai, belum tentu dia memusingkan kita”. Jika ingin merubah kelakuan orang tersebut, dibutuhkan suatu aksi yang pasti menghasilkan reaksi. Jika kau menemukan kemungkaran, maka ubahlah dengan tanganmu, jika tidak bisa dengan lisanmu, dan jika tidak bisa juga maka rubahlah dengan hatimu, dengan doa.

Jangankan kita, Allah saja tidak akan merubah keadaan suatu kaum kecuali mereka sendiri yang merubahnya. Disaat keburukan menghampirimu, maka bersabarlah, karena Allah memerintahkan kita untuk bersabar dan berbuat kebaikan. Ingat Firman-Nya dalam surat Luqman yang isinya : Dirikanlah sholat, berbuat baik dan tunjukkan orang bagaimana berbuat baik, dan bersabarlah atas apa yang menimpamu.

Disaat nano nano kebencian mewarnai diri, cobalah bertafakkur, jawabannya sudah tersedia : berbuat baiklah. Jika kau mau sebentar saja merenungi ayat-ayat Al-Qur’an, kau akan menemukan bahwa salah satu ciri ulul albaab ata yang sering kita sebut sebagai orang berpendidikan adalah orang yang membalas keburukan dengan kebaikan. Walaupun terasa konyol, tapi semua itu mungkin untuk dilakukan, maka cobalah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s