Renungan di senja hari

Ketika keajaiban Tuhan datang memenuhi harapan, masihkah kita mempertanyakan akan tanda tanda kebesaran-Nya? tanta tanda kekuasaan-Nya? Sesungguhnya hidup ini adil, semua yang diciptakan-Nya penuh dengan keadilan, hanya saja kita yang terlalu bebal dan bodoh untuk memahami dimana letak keadilan itu. Hidup ini menyenangkan, karena walaupun kita tidak tau, kita dapat merasakan saat saat terakhir kita bersama orang-orang tercinta, entah firasatkah itu atau tanda tanda yang kadangkala tak bisa dimengerti sebelum waktu memanggil. Pelajaran yang dapat kumengerti hari ini, jangan menunda-nunda untuk berbuat kebaikan, jangan berbicara masa depan yang belum pasti ada untuk melakukannya, karena yang nyata adalah kehidupan saat ini, hari ini, apa yang terjadi kemarin adalah sejarah, yang terjadi hari ini adalah hidup kita yang sudah pasti, dan masa depan adalah harapan. Jika bisa melakukan kebaikan mulai detik ini kenapa tidak? Jika terbiasa melakukan dengan segera, mungkin esok hari akan lagi, lagi dan semakin banyak lagi tanpa ada fikiran untuk menunda nunda kebaikan itu. Jangan menunda nunda kebaikan, mungkin dirimu bisa menunggu untuk melakukannya, tapi tidak dengan waktu, dinamika rotasinya berputar tanpa kenal rasa kasihan kepada orang yang menyia-nyiakannya, ia terus berputar dan tanpa disadari ‘jatah’ waktu seseorang semakin berkurang, bahkan habis pada akhirnya, Laa tuakkhir amalaka ilal ghodi maa taqdiru an ta’malahul yauma, never put off till tomorrow what u can do today.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s