Tips Belajar Musik For Beginners

hwt.jpgHello, gue harap kabar kalian very well, so kalian tetep bisa lanjut nguntit blog gue, haha. Oke, rather than ngomongin sesuatu yang konyol (terus), kali ini gue mau share tentang hobby gue (bukan jailin orang atau jalan jalan) tapi hobby gue yang satu lagi, sok cek di gravatar gue (sumpah ini ngerepotin). Main Musik.

Mungkin sebagian dari lo merupakan pecinta musik yang pernah terdetik di pikiran kalian untuk belajar mainin alat musik (atau seenggaknya lebih ngerti musik), tapi ngga ada waktu, tapi ngga ada guru, tapi ngga ada blablabla, dan bingung : ‘gue harus mulai dari mana?’ Disini gue mau berbagi pengalaman gue aja, lebih sekedar cerita sih lebih tepatnya.

musKronologi gue belajar musik adalah ketika beberapa tahun silam gue harus perform buat ujian kesenian. Karena pilihan yang lain lebih ngga exciting, ya gue milihlah buat perform musik. Anyway thanks to my supermom, beliau yang udah ngajarin gue for the first time how to play the keyboard. Pertamakali gue belajar itu lagu potret bunda, sumpah jari gue keriting pas itu, tapi lama kelamaan gue enjoy playing the keyboard, so sampe saat ini, dengan cara otodidak gue mengeksplorasi apa  yang gue rasa itu merupakan passion gue. Disini gue punya beberapa start up tips buat lo lo yang mau belajar musik dan bingung harus bagaimana memulainya, oke, let’s check them out.

  1. Niat nggak Cuma anget anget t*i ayam

kpIni beneran, karena kalo niat lo udah setengah setengah, hasilnya juga bakal setengah setengah, dan ketika lo nemuin kesulitan lo bakal gampang nyerah. So, kuatkan tekad lo, hidup ini keras (loh).

  1. Cintai musik seperti lo mencintai diri sendiri

Mencintai diri sendiri bukan berarti jones, itu dulu yang harus gue lurusin (baper). Intinya lo merasakan musik itu pakai hati, diresapi, bahkan gue kalo lagi dengerin musik yang gue suka, kadang bisa terhanyut (sumpah ini alay). Sebenernya tanpa lo sadari, musik itu sendiri udah hadir dalam kehidupan sehari hari lo, coba deh nonton film august rush, gue males jelasinnya kepanjangan.

  1. Belajar teori musik

teo.jpgNah, bagian ini menurut beberapa orang nggak penting, tapi guys, menurut gue ini penting banget dan nggak boleh dilewatin kalau nggak mau nyesel kayak gue akhirnya (pada akhirnya gue harus belajar teori). Kenapa harus belajar teori? Alesannya cukup simple, supaya lo nggak jadi robot waktu main musik, yap. Maksudnya jadi robot disini misalkan lo ngiringin suatu lagu, awalnya di tangga nada C mayor, akan tetapi karena suara si penyanyi nggak match di tangga nada itu, maka haruslah lo pindah ke tangga nada yang pas sama suara penyanyi itu. Dalem situasi begini, pengiring yang harus menyesuaikan sama penyanyinya, karna suara manusia udah dari sana settingannya begitu, tapi alat musik itu sendiri hasil buatan manusia dan bisa direkayasa. Itu! Take a note. So, it’s no problemo waktu lo diminta transpose ke tangga nada ini itu. Alesan selanjutnya adalah, ketika lo denger ada lagu keren banget menurut lo, lo mau mainin itu lagu, tapi lo nggak bisa baca not balok, lo Cuma bisa meratapi dan akhirnya mau gak mau lo belajar teori juga.

  1. Teori yang dasar banget : Scale

Ini yang harus lo kuasai (menurut gue) pertama kali, scale disini tangga nada, lo pelajarin pola nya (biar gampang gue bilangnya gitu), tangga nada mayor polanya kayak apa, tangga nada minor kayak apa, ini kayak apa, itu kayak apa, dan lo hafalin semua tangga nada yang ada (kalau bisa) tapi kalau lo tau polanya, sambil praktek pun lo bisa membiasakan diri lo buat mengingat scale scale itu.

  1. Teori selanjutnya : Not Balok

Hey guys, bukan jamannya lagi sekarang lo mainin lagu burung kakatua pake not angka, mulailah move on! Emang baca not balok bagi sebagian orang termasuk momok yang mengerikan dalam belajar musik dan nggak sedikit orang yang give up on it, fortunately gue mampu survive. Dalem not balok sendiri ada not nya itu sendiri (berupa buletan baik itu kosong atau full black), ada timing nya, ada panjang pendeknya, ada tanda istirahatnya, dll. Misalnya gini, half note itu dari namanya not setengah, sedangkan dari durasinya itu sama dengan 2 ketuk. Whole note itu dari namanya not penuh, sedangkan dari durasinya itu sama dengan 4 ketuk. Quarter note itu dari namanya not seperempat, sedangkan dari durasinya sama dengan 1 ketuk. Nah disini, bahasa pemrograman di otak lo jalan, penamaan not sama durasinya harus match, disini matematika lo jalan, that’s why belajar musik bisa meningkatkan intelejensi beberapa tingkat (AFAIK).

  1. Pilih alat musik

insSetelah lo membiasakan diri dan faham teori teori diatas, mulailah lo milih ‘teman hidup’ lo, ex : disini gue milih keyboard. Alesan gue milih keyboard karna piano harganya kemahalan (yaelah), bukan, bukan itu kok alesan utama sebenernya, keyboard itu menurut gue instrumen yang bisa tetep terdenger enak walau tanpa alat musik lain, jadi dia bisa standalone gitu, got it? Nah setelah lo pilih pasangan hidup lo, lo mulailah membiasakan diri, dan terapkan teori teori yang udah lo pelajari itu di instrumen yang lo pilih, disini lo butuh bimbingan orang yang at least udah kenalan sama alat itu, biar posisi awalnya lo tau kayak apa. Kalopun lo tinggal di hutan belantara, lo bisa bawa laptop belajar dari video tutorial yang lo dowload pas lo mampir ke kota, *lah.

Oke, keenam tips itu adalah tips belajar musik basically versi gue, dan mudah mudahan dengan saran gue diatas, jumlah spesies yang menyerah sama belajar musik bisa berkurang bahkan punah. Soal lo bertanya tanya “apa gue bisa? Apa gue berbakat?” itu urusan belakangan guys, yang penting kerja keras, dari kerja keras dan usaha yang maksimal, segala yang nggak mungkin bisa jadi mungkin, bakat yang nggak ada kalau digeluti terus menerus karna tekad yang kuat bisa buat kedudukan lo sejajar sama mereka mereka yang berbakat. So, cheer up  and never give up. Oke maybe that’s all sharingan gue hari ini (bukan sharingan ikan atau sharingan naruto (itu rasengan cuk)), semoga bisa mencerahkan (bukan muka lo), tetep jadi penguntit setia blog gue, bye and see ya.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s