Monthly Archives: September 2017

Aku, Senja, Dan Kamu

Standard

Hai Senja, kamu adalah favoritku. Entah mengapa, seketika senja kali ini terasa begitu memilukan, begitu menyayat hati. Kamu, favoritku yang terkadang tak kenal rasa iba menghujami hati dan fikiran ini dengan bayang-bayang itu, bayang dan angan tentang senja, tentangmu. Ketika itu aku percaya, senja dan aku dipertemukan pada satu titik pertemuan; cinta, dan sampai saat ini pun aku percaya memang takdir mempertemukan kami demikian adanya, namun sejak saat itu, senja menjadi tak sesempurna biasanya. Aku hilang cukup lama. Hilang dalam kesendirian, hilang jauh dalam kenangan. Sejak saat itu, seringkali aku mencari dan terus mencari, menanti dan terus menanti, sebuah pencarian dan penantian yang tiada berujung. Ketika rasa hilang dan rindu itu memuncak, aku hanya tahu satu kata kemana aku dapat merebahkan keduanya, mengistirahatkan keduanya, kamu tau itu, empat huruf dalam sebuah kata mengisyaratkan seseorang yang padanya aku mampu melepaskan semua rasa yang ada, kamu.

Hai kamu, bagaimana kabarmu disana? Aku ingin tahu, masihkah tangan mungil itu mampu menuliskan apapun itu yang dapat menyenagkanku, menenangkanku? Senja sebelum saat itu selalu terasa sempurna, saat saat dimana kamu selalu ada menghiasi kosongnya hariku. Senja yang selalu ditemani dengan segala canda dan gurauanmu, meski hanya sekelebat ada dalam ingatan. Senja yang selalu ditemani dengan segala kata-kata itu, puisi-puisi itu, ucapan-ucapan itu. Senja yang mengantarkan terang kepada gelap, yang selalu membuatku merasa bahwa akulah orang yang paling beruntung di dunia, bahwa akulah orang yang paling bahagia di dunia, tahukah kamu letak kebahagiaanku? Hanya Aku, dirimu, dan senja yang dapat menjawab dan merasakannya. Senja, padamu seringkali aku berbagi, berbagi kesenangan, kenestapaan, kenangan, juga harapan. Senja, jangan pergi, aku belum selesai, secepat itukah kau akan meninggalkanku? Percakapan singkat ini kuutarakan hanya padamu, dan mungkin kau bisa mengutarakan padanya, apa maksud diri dan hati, tiga kata yang dapat menggambarkan semua itu, Aku rindu padamu.

Advertisements