Membuat Bom Asap Sederhana

Cara 1 : cepat, namun agak sedikit kurang aman

Campurkan dua bagian gula dan tiga bagian potasium nitrat (misal 2 sendok makan gula dan 3 sendok makan potasium nitrat, terserah sebanyak apa yang dibuat namun usahakan 2 : 3) di pengorengan. Panaskan dengan api sedang (jangan terlalu besar ) sambil diaduk dengan sendok plastik. Pemanasan dan pengadukan dilakukan hingga gula dan potasium nitrat meleleh dan tercampur sempurna membentuk pasta kemudian jauhkan dari api. Dengan menggunakan sendok plastik sebagai cetakan, buat bulatan dengan adonan tersebut seperti saat membuat kue. taruh adonan di alumunium foil dan biarkan mengering.

Bawa smoke bomb yang telah dibuat ke lapangan terbuka. Dekatkan api kecil ke smoke bomb tersebut dan asap yang besar dan banyak akan muncul seperti yang ada di film dan game.

Cara 2 : sedikit lebih lama namun lebih aman

Cara berikut insya Allah lebih aman, namun sedikit lebih lama karena tidak menggunakan pemanasan saat mencampurkan gula dengan potasium nitrat. Campurkan dua bagian gula dan tiga bagian potasium nitrat (misal 2 sendok makan gula dan 3 sendok makan potasium nitrat, terserah sebanyak apa yang dibuat namun usahakan 2 : 3) di baskom plastik. Tambahkan sedikit air dan aduk (pake sendok plastik) hingga merata dan membentuk pasta. Selanjutnya taruh di atas alumunium foil dengan cara sama seperti cara 1. Biarkan 1 – 2 hari (tergantung suhu udara dan kelembaban) agar adonan yang telah dicetak mengering,

Smoke bomb siap digunakan seperti cara sebelumnya.

Ultimate colour smoke bomb

Jika klasik smoke bomb hanya menghasilkan warna putih maka ultimate smoke bomb dapat menghasilkan warna asap yang berwarna warni seperti pada game dan film. Prosedur pengerjaan sebenarnya sama dengan klasik, namun kita perlu menambahkan 2 – 3 sendok makan pewarna pakaian atau lukisan yang tahan air pada pasta campuran gula dan potasium nitrat. Tambahkan juga 1 sendok teh soda kue dan aduk hingga merata.

cara menggunakan smoke bomb ultimate sama seperti klasik smoke bomb

Ion logam yang dipakai untuk memberi warna pada kembang api diantaranya adalah:

Merah:
Garam stronsium atau garam lithium. Contohnya adalah litium karbonat Li2CO3 yang memberikan warna merah dan Stronsium karbonat yang memberikan warna merah cerah.

Oranye
Garam kalsium contohnya kalsium klorida CaCl2

Kuning
Garam natrium contohnya natrium lorida NaCl.

Hijau
Garam barium atau senyawa yang dapat menghasilkan gas Cl2. Contoh garam bariumnya adalah BaCl2.

Biru
Senyawaan tembaga contohnya tembaga(I) klorida CuCl.

Ungu
Campuran antara garam stronsium dan garam tembaga. Karena stronsium memberikan warna merah dan tembaga memberikan warna biru maka campuran kedua garam ini akan menghasilkan warna ungu.

Putih/Silver
Logam magnesium, titanium, ataupun aluminium.

Resep-resep untuk bom asap berwarna memerlukan bahan kimia yang mungkin tidak tersedia kecuali Anda memiliki akses ke laboratorium kimia, tapi ada baiknya mengetahui bagaimana hal itu dilakukan. Bagian atau persen adalah berdasarkan berat. Bahan-bahan yang diayak bersama dan dibakar untuk menghasilkan asap.

Asap Putih Resep

Kalium nitrat – 4 bagian
Arang – 5 bagian
Sulfur – 10 bagian
Kayu debu – 3 bagian

Merah Asap Resep

Potasium klorat – 15%
para-nitroaniline merah – 65%
Laktosa – 20%

Hijau Asap Resep

Sintetis nila – 26%
Auramine (kuning) – 15%
Potasium klorat – 35%
Laktosa – 26%

Referensi: Formulasi untuk bom asap berwarna berasal dari Wouter yang Praktis kembang api, yang mengutip resep sebagai berasal dari LP Edel, “Mengen en Roeren”, 2nd edition (1936).

Asap Putih Bom dengan Flames Berwarna
Ini cukup mudah untuk membuat api berwarna dengan menambahkan bahan kimia tersebut ke resep bom asap Anda:

Kimia Digunakan untuk Flames Warna

Merah – garam strontium, paling mudah ditemukan di jalan suar
Orange – kalsium klorida (laundry agen bleaching)
Kuning – natrium nitrat (umum di laboratorium kimia)
Hijau – barium garam, seperti barium nitrat (umum di laboratorium kimia)
Kehijauan Biru – tembaga sulfat (umum di laboratorium kimia, juga ditemukan dalam algicides banyak untuk perawatan kolam renang) Blue – tembaga klorida (umum di laboratorium kimia)
Ungu – kalium permanganat (umum di laboratorium kimia, juga digunakan dalam pengolahan limbah atau air)
Putih – magnesium sulfat (garam epsom, ditemukan di lorong cuci atau di apotek)

Pada dasarnya, Anda menambahkan garam logam untuk mendapatkan api berwarna. Anda mungkin mendapatkan ide-ide tambahan dari melihat Pengujian Api , Warna Fireworks , dan Bagaimana Warna Api tabel. Garam logam yang tercantum di menghasilkan asap relatif aman. Gunakan hati-hati ketika mempertimbangkan garam logam lainnya, karena beberapa senyawa dapat menghasilkan asap beracun.

Selamat Mencoba ..!!!!!!!!!!

Sumber : http://www.hooligans1932.com