Tag Archives: gulana

Heart Pieces

Standard

Kata hati : (n). ungkapan yang tak dapat disatukan dalam satu cerita utuh, hanya potongan-potongan yang terjebak dalam suatu lingkaran jenuh.

Semua potongan hati itu, dimulai dari sini :

LOST STARS

As the time’s passing by, people around us changed, you, I, and many other people change, according to the moments they’ve passed those bygone time. And the most terrifying part is finding yourself lost, lost in such thing that nobody else could never find you and bring you back to the right path, but yourself is the only one who can do it. Am I, Are we all lost stars?

HILANG

Setiap orang yang pernah kutemui, tak ada satupun dari mereka yang tidak berubah. Seiring berlalunya waktu, orang orang berubah, keadaan berubah tidak seperti sedia kala. Bagian paling mengerikan buatku saat ini yaitu menyadari kehilanganku dalam suatu kekacauan, kekacauan yang mungkin kubuat sendiri, yang tiada seorangpun yang dapat menemukanku didalamnya lantas membawaku kembali ke jalan yang benar, yang hanya dirikulah yang bias menemukan dan keluar dari keadaan itu.

PERUBAHAN

Aku tahu, entah teman, sahabat, pacar, mantan pacar, atau siapalah itu, mereka perlahan berubah, setiap dari mereka berubah sesuai dengan apa yang telah mereka lalui dan alami selama kurun waktu tertentu, ada yang semakin kuat, semakin teguh, bahkan ada juga yang semakin lemah dan frustasi, satu hal yang kutemukan yaitu kehidupan telah menyebabkan aku, kau, mereka, berubah seperti itu, namun demikian, tetap ada bagian dari diri mereka yang lama, yang masih tersisa dan dapat kutemukan, walaupun tidak seperti sedia kala, seperti ukiran senyum tersirat di wajah yang penuh kehangatan, yang bermuara di pelupuk mata itu. Oh no, mataku tiba tiba berkaca-kaca.

RINDU

Hai kawan, sahabat, lama tidak bertemu, apakah kamu merasakan rindu yang sama? Rindu mengarungi masa-masa indah itu, rindu melalui gang-gang sempit itu, rindu melangkahkan kaki berlari diatas rumput hijau lapangan itu, mengejar layang-layang putus meski entah siapa yang bias meraihnya lebih dulu, serta rindu akan berbagai hal ini dan itu yang telah aku lalui bersamamu. Rindu itu payah, tidak akan sembuh dengan sendirinya, satu satunya obat yang dapat menyembuhkannya yaitu bertemu, dan aku sekarang punya itu, rindu.

 CINTA

Adakah suatu hal kamu sadari yang sama seperti apa yang aku sadari? Aku sadar untuk saat ini, aku tak bisa merasakan cinta, atau apalah kau menyebutnya, satu satunya alasan yang mungkin menyebabkanku tidak dapat merasakan cinta saat ini yaitu karena yang kucintai selama ini hanyalah diriku sendiri. Aku cinta diriku sendiri, melebihi apapun yang kurasakan untuk orang orang di sekitarku, kulakukan segalanya sebagai bentuk rasa cintaku untuk diriku. Entahlah, mungkin ini kutukanku : tak bisa merasakan cinta yang ada disekitarku, bahkan merasakannya untuk mereka. Aku, egoku, mencinta diriku sendiri. I’ll be God damned, I must be cursed.

SAYANG

Senja, aku tak tau, semua rasa sayang yang kurasa untuk mereka, entah benar benar tulus, atau lagi lagi untuk diriku, karena aku yang terlalu takut kehilangan. Aku terlalu bingung untuk menyimpulkan, apakah sayang yang ada untuk mereka hanya sebatas pengorbanan yang kulakukan agar aku tak kehilangan mereka, jika memang begitu adanya, kau boleh menyebutku egois, mengerikan, yang hanya mementingkan egonya sendiri. I curse myself.

WAKTU

Dear time, the only thing I ask you is not to take those people away from me as you walked away, I beg you let them still be by my side. Satu hal yang pada akhirnya paling kutakuti, adalah semua orang berubah, keadaan berubah, dan mereka yang semula ada, perlahan berubah dan pergi, sehingga rasa itu, sayang itu, semua terkesan terpaksa karena aku terlalu takut kehilangan, waktu, bisakah sedikit saja kau taruh belas kasihanmu padaku? Sudikah?

Advertisements