Nasihat Ustadz Humaedi

nasihatJika kita mengukur diri kita dengan akal, maka tentulah ia terbatas, namun jika kita mengukurnya dengan nurani, maka yang akan muncul adalah mahabbah, kecintaan pada sesama.

Yang pernah membangkitkan kita, memotivasi diri kita dalam kehidupan itulah yang disebut guru, mereka juga guru kita.

Jadilah orang yang selalu diingat akan kebaikan yang ia miliki, menjadi dzikron mukholladan, ia tetap dirasakan hidup di hati orang orang yang menyayanginya, atau mengingatnya, bahkan meski ia telah mati sekalipun.

Jangan pernah puas dengan apa yang telah kita raih ata kita capai, ingat! diatas langit masih ada langit!

Kebatilan, bagaimanapun caranya tidak dapat mengalahkan kebenaran.

Yang terpenting untuk kita miliki adalah keyakinan akan Tuhan. Jika kamu menjadi orang baik, tantangan yang akan menghadang akan semakin besar, namun jangan takut untuk menjadi orang baik.

Dunia bukan tempat untuk menyelesaikan masalah, karena ia akan terus dating dan tak ada habisnya.

Kekhawatiran terbesar hendaknya yaitu agama kita, sudahkah kita beragama dengan benar? Jangan takut nggak bisa makan, jangan takut nggak bisa hidup, tapi takutlah nggak bisa beragama dengan sebaik baiknya.

Yakinlah, hadirkanlah Tuhan dalam diri kita. Serahkan semua pada-Nya. Mau mengadu kepada siapa lagi selain kepada-Nya?

Tidak akan terganti apa yang telah orang tua berikan kepada kita, maka sayangilah mereka, jangan pernah membantah keduanya, mohon maaflah sebanyak yang kau bisa walaupun kau tak merasa memiliki kesalahan, dan mintalah selalu doa mereka untukmu, walau mereka pasti selalu mendoakanmu, untuk hidupmu.

Advertisements