Another Poem

Gue sadar, se-suck apa pun hidup gue, masih ada kebaikan yang ada didalamnya, nggak sepenuhnya suck, at least buat ambil pelajaran, nggak saat itu juga, tapi nanti di kemudian hari. Dulu gue sering beranggapan bahwa hidup gue sial, kenapa Tuhan memberikan gue hidup yang kayak gini, jatuh, sakit, kecewa, betrayed, and much more. Dulu gue suka bandingin my life and someone’s else, dan benar, gue selalu beranggapan kalau hidup gue lah yang paling sial. Tapi dengan gue tulisnya cerita gue di chapter ini, gue setidaknya bisa membuktikan kalau anggapan gue diatas nggak sepenuhnya bener bahwa hidup gue yang paling suck. Cerita ini berawal dari beberapa bulan yang lalu, waktu gue mulai semester baru, gue memulai semester baru kemarin penuh dendam, amarah, dan keinginan buat meredam semua itu sekaligus. Selama itu gue hidup dari energi iri, dengki, dendam, dan ketidak pedulian bodo amat sama sekeliling gue, bodo amat whatever the people said, that because gue mikir I’ve been hurt so long, semua nasib dan kenyataan terlalu kejam buat gue waktu itu. Bulan demi bulan berlalu, ke “bodo amat” an “dendam” itu akhirnya mendarah daging, dan gue bisa hidup dengan itu sampe sekarang, dan itu jadi salah satu pijakan buat gue bangkit, yang buat gue sadar ternyata bangkit nggak sesulit itu, dan jatuh nggak sesakit itu. Gue bisa bangkit dan memotivasi diri dengan cara membakar dendam dan marah serta iri itu makin berkobar sehingga gue makin ngga peduli dan makin bisa fokus sama diri gue sendiri tanpa mikirin apa apa yang dilakuin orang lain, gue sekarang totally bodo amat, itu yang gue syukuri, Tuhan telah menganugerahkan gue kebodoamatan yang agung, Tuhan menganugerahkan gue kemampuan mengendalikan dendam, marah, dan iri, menjadi pijakan buat gue melompat lebih tinggi, dan lebih tinggi lagi, bodo amat setinggi apapun orang lain lompat, gue terus mencoba lompat setinggi yang gue bisa, karena gue bisa, karena kita berbeda, every people are different from each other, and unfortunately I’m the most unique personality type in the place I am. Yang gue dapet, ternyata berusaha nggak se capek itu, bangkit nggak sesusah itu, dan jatuh nggak se menyakitkan itu. Dan gue bersyukur pernah diberi pengalaman berbagai suck in life, so that I get stronger, stronger than I’ve ever been. Thank God.

Remember this?

Pernahkah lo sejenak mengingat kembali, 9, 10 tahun ke belakang, saat dimana seragam merah-putih lo berlumuran tanah, lumpur, keringet, dan kadang-kadang ingus yang meler ngga berenti berenti, dan segitunya lo disuruh tidur siang sama emak lo nggak mau, haha. Coba lo inget inget lagi, masa disaat lo beli chiki dikocok kocok dulu milih yang mana yang ada hadiahnya, nama chikinya chiki komo ama jaguar kalo gasalah, atau disaat lo mau maunya dikibulin sama tukang judi (ya bisa dibilang gitu sih soalnya untung untungan) yang waktu itu lo narik benang, kalo yang ketarik robot putih, lu dapet ager ager, kalo yang merah lu dapet mainan. Yang lain lagi, mungkin momen saat lo kecepirit dikelas, ups, atau mungkin juga saat pertama lo nemuin cinta monyet lo. All those things couldn’t be forgotten somehow, dan semua memori itu seakan ter,, ter apa yah, terulang atau terputar kembali lah, dengan cepatnya saat gue ketemu lagi sama temen temen SD gue, nih fotonya.

img_0178

Ada si kembar danu doni, ada fairuz, hanif, dicki, ada temen sebangku gue jevri (say hello), ada vedina, ada kutu buku sella, maniak matematika widya, ada temen arisan ria, aprilia, sherly, nurmala (btw dulu sd gua punya klub arisan haha), dan semua temen temen yang ngga bisa gue sebutin satu persatu. Oh iya underline ya gue gapernah kecepirit dikelas (serius). Semua yang telah dilalui, selama ini, menabok gua (literary) dan buat gue sadar, waktu berlalu begitu cepat, yang seringkali gue ngga sadar, dan bahkan terlena. Gue kemarin semester 1, sekarang udh smt 6 aja, tua. Temen gue yang tadinya mewek mulu, sekarang udah punya anak, haha. That’s all guys, so, hargai waktu lu, teman teman lu, dan segala yang lu punya sekarang, karna suatu saat nanti, semua itu will be worth to remember, trust me.

Tips Belajar Musik For Beginners

hwt.jpgHello, gue harap kabar kalian very well, so kalian tetep bisa lanjut nguntit blog gue, haha. Oke, rather than ngomongin sesuatu yang konyol (terus), kali ini gue mau share tentang hobby gue (bukan jailin orang atau jalan jalan) tapi hobby gue yang satu lagi, sok cek di gravatar gue (sumpah ini ngerepotin). Main Musik.

Mungkin sebagian dari lo merupakan pecinta musik yang pernah terdetik di pikiran kalian untuk belajar mainin alat musik (atau seenggaknya lebih ngerti musik), tapi ngga ada waktu, tapi ngga ada guru, tapi ngga ada blablabla, dan bingung : ‘gue harus mulai dari mana?’ Disini gue mau berbagi pengalaman gue aja, lebih sekedar cerita sih lebih tepatnya.

musKronologi gue belajar musik adalah ketika beberapa tahun silam gue harus perform buat ujian kesenian. Karena pilihan yang lain lebih ngga exciting, ya gue milihlah buat perform musik. Anyway thanks to my supermom, beliau yang udah ngajarin gue for the first time how to play the keyboard. Pertamakali gue belajar itu lagu potret bunda, sumpah jari gue keriting pas itu, tapi lama kelamaan gue enjoy playing the keyboard, so sampe saat ini, dengan cara otodidak gue mengeksplorasi apa  yang gue rasa itu merupakan passion gue. Disini gue punya beberapa start up tips buat lo lo yang mau belajar musik dan bingung harus bagaimana memulainya, oke, let’s check them out.

  1. Niat nggak Cuma anget anget t*i ayam

kpIni beneran, karena kalo niat lo udah setengah setengah, hasilnya juga bakal setengah setengah, dan ketika lo nemuin kesulitan lo bakal gampang nyerah. So, kuatkan tekad lo, hidup ini keras (loh).

  1. Cintai musik seperti lo mencintai diri sendiri

Mencintai diri sendiri bukan berarti jones, itu dulu yang harus gue lurusin (baper). Intinya lo merasakan musik itu pakai hati, diresapi, bahkan gue kalo lagi dengerin musik yang gue suka, kadang bisa terhanyut (sumpah ini alay). Sebenernya tanpa lo sadari, musik itu sendiri udah hadir dalam kehidupan sehari hari lo, coba deh nonton film august rush, gue males jelasinnya kepanjangan.

  1. Belajar teori musik

teo.jpgNah, bagian ini menurut beberapa orang nggak penting, tapi guys, menurut gue ini penting banget dan nggak boleh dilewatin kalau nggak mau nyesel kayak gue akhirnya (pada akhirnya gue harus belajar teori). Kenapa harus belajar teori? Alesannya cukup simple, supaya lo nggak jadi robot waktu main musik, yap. Maksudnya jadi robot disini misalkan lo ngiringin suatu lagu, awalnya di tangga nada C mayor, akan tetapi karena suara si penyanyi nggak match di tangga nada itu, maka haruslah lo pindah ke tangga nada yang pas sama suara penyanyi itu. Dalem situasi begini, pengiring yang harus menyesuaikan sama penyanyinya, karna suara manusia udah dari sana settingannya begitu, tapi alat musik itu sendiri hasil buatan manusia dan bisa direkayasa. Itu! Take a note. So, it’s no problemo waktu lo diminta transpose ke tangga nada ini itu. Alesan selanjutnya adalah, ketika lo denger ada lagu keren banget menurut lo, lo mau mainin itu lagu, tapi lo nggak bisa baca not balok, lo Cuma bisa meratapi dan akhirnya mau gak mau lo belajar teori juga.

  1. Teori yang dasar banget : Scale

Ini yang harus lo kuasai (menurut gue) pertama kali, scale disini tangga nada, lo pelajarin pola nya (biar gampang gue bilangnya gitu), tangga nada mayor polanya kayak apa, tangga nada minor kayak apa, ini kayak apa, itu kayak apa, dan lo hafalin semua tangga nada yang ada (kalau bisa) tapi kalau lo tau polanya, sambil praktek pun lo bisa membiasakan diri lo buat mengingat scale scale itu.

  1. Teori selanjutnya : Not Balok

Hey guys, bukan jamannya lagi sekarang lo mainin lagu burung kakatua pake not angka, mulailah move on! Emang baca not balok bagi sebagian orang termasuk momok yang mengerikan dalam belajar musik dan nggak sedikit orang yang give up on it, fortunately gue mampu survive. Dalem not balok sendiri ada not nya itu sendiri (berupa buletan baik itu kosong atau full black), ada timing nya, ada panjang pendeknya, ada tanda istirahatnya, dll. Misalnya gini, half note itu dari namanya not setengah, sedangkan dari durasinya itu sama dengan 2 ketuk. Whole note itu dari namanya not penuh, sedangkan dari durasinya itu sama dengan 4 ketuk. Quarter note itu dari namanya not seperempat, sedangkan dari durasinya sama dengan 1 ketuk. Nah disini, bahasa pemrograman di otak lo jalan, penamaan not sama durasinya harus match, disini matematika lo jalan, that’s why belajar musik bisa meningkatkan intelejensi beberapa tingkat (AFAIK).

  1. Pilih alat musik

insSetelah lo membiasakan diri dan faham teori teori diatas, mulailah lo milih ‘teman hidup’ lo, ex : disini gue milih keyboard. Alesan gue milih keyboard karna piano harganya kemahalan (yaelah), bukan, bukan itu kok alesan utama sebenernya, keyboard itu menurut gue instrumen yang bisa tetep terdenger enak walau tanpa alat musik lain, jadi dia bisa standalone gitu, got it? Nah setelah lo pilih pasangan hidup lo, lo mulailah membiasakan diri, dan terapkan teori teori yang udah lo pelajari itu di instrumen yang lo pilih, disini lo butuh bimbingan orang yang at least udah kenalan sama alat itu, biar posisi awalnya lo tau kayak apa. Kalopun lo tinggal di hutan belantara, lo bisa bawa laptop belajar dari video tutorial yang lo dowload pas lo mampir ke kota, *lah.

Oke, keenam tips itu adalah tips belajar musik basically versi gue, dan mudah mudahan dengan saran gue diatas, jumlah spesies yang menyerah sama belajar musik bisa berkurang bahkan punah. Soal lo bertanya tanya “apa gue bisa? Apa gue berbakat?” itu urusan belakangan guys, yang penting kerja keras, dari kerja keras dan usaha yang maksimal, segala yang nggak mungkin bisa jadi mungkin, bakat yang nggak ada kalau digeluti terus menerus karna tekad yang kuat bisa buat kedudukan lo sejajar sama mereka mereka yang berbakat. So, cheer up  and never give up. Oke maybe that’s all sharingan gue hari ini (bukan sharingan ikan atau sharingan naruto (itu rasengan cuk)), semoga bisa mencerahkan (bukan muka lo), tetep jadi penguntit setia blog gue, bye and see ya.

 

4 Ridiculous Rules In My Past Daily Life

ridiOke, kali ini, gua mau ngebahas lagi sesuatu yang mungkin buat kalian nggak penting, tapi bagi gue, it’s worth enough to discuss, to make the people realize kenapa dan buat apa mereka nurutin aturan. Semua ini tentang beberapa peraturan yang sampai sekarang masih jadi misteri dan nggak masuk akal versi gue.

Well, kalian bener, gue tipikal orang yang nggak suka aturan, I admit it. As we know, everything happens for a reason. Gue kutip lagi dari sepupu gue yang geblek (lagi), beberapa minggu lalu status bbmnya yang bikin gue sejenak termenung, dan gue setuju, gue sepemikiran. Aturan nggak bisa exist selamanya tanpa adanya kejelasan, karna ketidak jelasan Cuma buat orang melanggar aturan tersebut karna penasaran, bener ga? Anggep aja bener. Kita idup di dunia dimana peraturan diberlakukan tanpa diberi alasannya, Cuma dibilang : nanti kalo udah gede juga ngerti, so apa artinya gue belum gede sampe sekarang? Gede loh, iya gede, haha.

topiOke first, ini sebenernya dari sepupu gue sih, tapi gue setuju. Pakai topi buat anak sd, smp, sma, dan sederajat (halah) pas upacara hari senin. Kenapa dengan tidak pakainya topi, seorang anak dihukum, kalau ditanya kenapa harus pakai topi waktu upacara, jawabannya biar seragam, emang dari dulu aturannya udah begitu, nah pertanyaannya : dulunya itu kapan? Lebaran gajah? Kalaupun alesannya gara gara supaya nggak kepanasan, lah bukannya si anak dikasih minum karna kepanasan atau dikasih magical treatment kek disepmrot potion kek kalo yang KO dikasih revive sekalian (ini apa coba), eh malah dihukum, kurang sadis apa? Jadi apakah sebenarnya alasan dibalik aturan memakai topi di sekolah? Masih jadi misteri buat gue.

manSecond, berhubung dulu gue sekolah di pesantren, ada beberapa peraturan yang sebenernya senior yang nyiptain sih (exclude me) yang sumpah peraturan itu ngga masuk akal. Oke kronologinya dulu : Di pesantren itu sama kaya di sekolah sekolah umum, ada sejenis OSIS, Cuma agak sedikit lebih berkuasa lah, sampe yang gue rasa gue takut bukan sama aturan, tapi sama pengurusnya! it’s horrible, thats why being a friendly pengurus is really needed, just like what I’ve done (kata adek kelas sih gue asik ngga ngusik). Oke, peraturan kedua yang nggak masuk akal adalah : ONLY FOR MANAGER, iya, khusus buat pengurus, apa coba? KAMAR MANDI alias WC alias JAMBAN! Coba lo bayangin pas lo lagi kebelet boker dan semua kamar mandi penuh kecuali kamar mandi for manager itu, nahloh. Entah apa tujuannya dibuat such this silly rule. Gue mikir barangkali pengurus naro brangkas disitu isinya emas batangan, ternyata pas gua jadi pengurus masuk kesana gak ada apa apa, atau mungkin WC only for manager itu pintu kemana saja nya doraemon, juga bukan, yah itu sampe sekarang masih jadi misteri buat gue.

norThird, masih dari pesantren, misteri peraturan selanjutnya adalah : NGGAK BOLEH LEWAT DAPUR! Nah, ini. Okelah pas lagi tabkir (pengurus lagi ngehitungin anggota biar gece, kalo ga ngerti pokoknya gitu dah, bayangin aja) ga boleh lewat dapur, biar ngga ada yang kabur kaburan dan ngehargai pengurus yang lagi tugas jadi anak anak lewat di depan dia semua dalam satu jalur, nah kalo lagi jam jam santai? WHYYYY???? Anak anak gaboleh lewat dapur?? Why???? Seakan jalan dapur itu sakral banget, atau sarang hantu yang gaboleh dilewatin, atau yang lewat gerbang dapur langsung kesengat pikachu atau apalah, WHY?? Masih jadi misteri buat gue.

Forth, yang masih menjadi misteri adalah, tolak ukur celana yang diperbolehkan waktu gue nyantri dulu adalah : lubang kakinya (taukan maksud gue, yang deket mata kaki) bisa dimasukin botol aqua! (jadi kaki sama botol aqua bisa masuk dua duanya) WHY botol aqua? Kalo beda merek terus botolnya ga masuk gimana???? Kalo gue liat liat nih, yang nggak muat dimasukin botolpun masih enak enak aja diliat, nggak risih juga, masih nyaman juga, tapi kalo kesempitan macem celana pensil gitu yang ketat banget gue juga kurang suka soalnya pas kebelet boker susah bukanya. Jadi kenapa harus dimasukin botol aqua pas razia?? WHY?? Kenapa nggak galon sekalian?? Eh.

You know? Semua peraturan itu gue jalanin tanpa tau kenapa alesannya, walhasil Cuma bisa bertanya tanya sambil dumel dalem hati tapi nerima (cupu sih iya, udahlaa), jadi, kalo kalian punya adik, atau punya anak kelak, all you have to do is sebisa mungkin lo kasih alesan di setiap aturan yang lo buat, harus masuk akal, jangan sekali kali keluarin kata kata nanti gede juga ngerti, atau udah dari dulu aturannya gitu, sekreatif mungkin lah kalian buat alesannya, bukan apa apa, biar si bocah ga jadi arwah penasaran! *lah.

Oke, the forth itu yang terakhir, tapi bukan berarti semua tanda tanya gue berakhir, mungkin masih ada peraturan peraturan diluar sana yang aneh dan nggak masuk akal, so, share with me, thanks for reading this weird post (again), bye, and see ya.

Sore gue dan teori Sandi Astina

Ingatan, sebuah senjata yang dapat menghunus pemiliknya kapan saja. Betapa kejamnya ingatan, muncul kapan dan dimana saja, bahkan saat pemiliknya tak ingin mengingatnya sekalipun. Kenapa manusia nggak bisa mengingat hal hal yang layak untuk diingat saja, kenangan manis misalnya. Kenapa kenangan buruk harus tetap ada dalam ingatan manusia, itu yang menjadi pertanyaan besar, sebuah ketidak adilan menurut gue. Ingatan bisa membuat pemiliknya tak berkutik, stagnan, trauma, bahkan gangguan jiwa. Kenapa hidup bekerja seperti itu, kalau tidak menginjak ya diinjak, kalau tidak menindas ya ditindas, kalau tidak meninggalkan ya ditinggalkan. I’m supposed to trust no one, but however gue butuh orang lain yang bisa mendengar, mendengar gue, gue entah dari kapan masih aja ragu soal pertemanan, adakah orang di dunia ini yang benar benar berteman? Atau malah terpaksa berteman? Akankah berteman kalau nggak ada kepentingan? Akankah berteman bila tidak menyenangkan? Akankah berteman kalau tidak saling menguntungkan. Kesepian memang mengerikan, nggak terkecuali buat gue, tapi menganggap seseorang – teman sedangkan ia ga punya sedikitpun simpati pada gue, itu lebih mengerikan. People come and go, kenapa disaat saat gue lagi butuhnya malah ditinggal, kenapa disaat gue lagi rendah malah diinjak, kalo mau go ya go aja lah but keep off my self, ngga perlu nginjak orang lain. This is madness, ya ini emang gila. Seorang teman gue (lagi lagi temen) nggak, sepupu gue, dia punya teori yang menurut gue itu …. PAS banget. Orang itu ada empat macem. Pertama, dia yang punya faktor X dan diakui, golongan ini biasanya orang yang berkuasa, orang kaya, orang pintar, pokoknya kelas mereka ada di paling atas. Kedua, dia yang punya faktor X yang tidak diakui orang lain, orang gini biasanya dia yang punya kelebihan, tapi dia belum menunjukkan ke orang lain. Ketiga, dia yang ngga punya faktor X tapi diakui orang lain, biasanya orang ini supel, ramah, dan pengertian, jadi banyak orang yang seneng sama dia. Keempat, ini yang paling menyedihkan, nggak punya faktor X dan nggak diakui, duh!.  Orang pertama biasa diiriin sama orang kedua, ketiga dan keempat, dan seterusnya. Yang jadi masalah disini adalah, Dengan licik dan menjijikannya terkadang orang pertama nggak segan menginjak bawahnya supaya posisi dan eksistensinya nggak terkalahkan. Karena tipe orang beda beda, makannya reaksi yang timbul juga beda beda, ada yang semangat buat menggulingkan eksistensi si orang pertama, ada yang merasa puas aja dengan hidupnya, ada juga yang malah ngerasa makin rendah. Nah posisi gue disini, jadi pengen nginjek balik si penginjak itu, atau nggak nyelipin duri di badan gue seenggaknya dia terluka saat nginjek gue, but how, gue nanya sama kalian semua. Ada solusi kasih tau gue ya, for this revenge planning’s successfull. Oke sip! Budayakan tidak lemah dan menyerang balik! Cheer up.

Kata Hati

2 tahun, 8 bulan, 22 hari. Tak sedikitpun penyesalan itu berkurang. Dua tahun terakhir, masa masa yang sulit untukku. Sulit menafikan segala bayang dan penyesalan akan apa yang telah kuputuskan dan kuperbuat padamu. Raga memang terpisah jarak, waktu, dan kenyataan, namun entah, hati ini tetap tertambat pada satu tambatan yang sedikitpun tak berubah.

Hai kamu, apa kabar hari dan hati? Semoga iman tetap menanjak maju didalamnya. Pagi, merupakan awal yang baik untuk mengawali hari, karena didalamnya, terdapat harapan harapan baru, semangat baru serta target target baru. Kata-kata yang selalu kuingat, tak pernah sedikitpun terlupa. Taukah, tak sedikitpun ia pernah beranjak pergi.

Embun di pagi buta, sejuknya udara pagi yang memasuki jendela kamar kerap kali mengingatkanku akan doaku pada tuhan kali itu; semoga dirimu yang menjadi kamu-ku.

Hujan yang menusuk tubuh seringkali berucap, seakan ingin mengutarakan suatu pesan, seringpula menampar wajah ini, fikiran ini, dengan berbagai kenangan, lukisan, untaian kata, puisi, nyanyian, senandung disaat tiap bulirnya jatuh didepan mata dimasa lalu.

Semoga semakin dewasa, semakin bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah, semoga kamu mendapat tempat dihati orang orang yang menyayangimu, turut serta atas bahagia dan sedihmu. Doaku untukmu, jika ia tak kasat mata, pilinan warna warninya akan memenuhi langit dunia, menunggu tangan yang Maha Kuasa untuk turut andil mewujudkannya. Kado terindah, My sweetest sweet seventeen.

Meskipun semua yang berisi kenangan menghilang entah kemana, semua kenangan tentangmu, selalu terpatri di relung jiwa. Aku merasa jahat. Jahat karena tak bisa melepasmu begitu saja, jahat karena terkadang hadir sebagai ilusi dalam kehidupanmu.

Neptunus, haruskah aku kembali melapor? Ingatkah laporan terakhirku dulu? Di pantai lepas itu.

Apalah ini engkau menyebutnya, aku hanya ingin membiarkan hati ini bicara, setelah sekian lama termenung lelah membungkam.

7 Tempat Wisata Terbaik Di Jogja

travellers-have-great-stories-to-tellHello! Kalian para travellers, atau yang lagi liburan ke jogja, yuk mari boleh dibaca nih, 7 tempat yang nggak boleh kalian lewatin gitu aja kalo mampir ke jogja versi gue, soalnya kalo kelewatan, nyesel dunia akherat ntar (sumpah yang ini lebay). Yogyakarta, kota yang selalu jadi inceran para wisatawan lokal maupun mancanegara, selain karena budayanya yang terawat, tempat tempat bersejarah dan alamnya yang super indah juga jadi salah satu daya tarik buat mereka lho. Waktu itu gue nanya ke salah satu bule yang seliweran di malioboro sampe keraton itu, gue tanya mereka ngapain ke indonesia khususnya jogja, agak lama sih jawabnya (soalnya dia lagi makan nasgor disamping gue, ini diabaikan aja gapapa), dia bilang dia lagi ngerjain semacam riset tugas kuliah gitu (kalo gue sih mau banget dikasih tugas research di LN), itu salah satu bukti menurut gue, kenapa Indonesia… ya… bisa dibilang cukup waw sih, that’s why I’m proud of being anak negri ini, haha. Oke balik ke topik, 7 tempat yang nggak boleh lo lewatin kalo mampir ke jogja, check them out :

1. Keraton Yogyakarta

Buat kalian para pecinta sejarah, dan buat kalian yang hobi foto foto (atau gabungan dari keduanya), keraton jogja bakal jadi tempat yang cukup menarik buat kalian kunjungi. Kenapa? Soalnya di keraton jogja ini, kalian bisa lihat dan tau sejarah kesultanan Jogja, mulai dari sultan pertama sampe yang ke berapa sekarang ini gue juga lupa.. itu Satu, buat kalian yang suka sejarah. Dua, disana banyak barang barang antik peninggalan para pendahulu (yang jelas di daerah jogja), disana juga banyak bule mondar mandir, ada yang pake guide ada yang nggak, kalo iseng mau pura pura jadi guide juga boleh kan (eh), so, buat kalian yang hobi foto foto, tempat ini bakal jadi tempat yang cukup menarik buat berfoto ria, foto bareng abdi dalem atau sultan kalo pengen dan kalo bisa (eh). Oh iya guys keraton ini jam buka nya Cuma sampe jam 14.00 WIB, jadi jangan terlalu sore datengnya, ntar tutup malah sedih. Ini dia keraton Yogyakarta!

imageskeraton-yogyakarta

2. Jalan Malioboro

Dear travellers, siapa sih yang nggak tau atau nggak pernah denger nama jalan ini? (kecuali mungkin turis LN sama onta arab yang ga tau). Jalan malioboro nggak boleh kalian lewatin ya kalo mampir ke jogja. Mungkin sebagian dari kalian ada yang masih remang-remang (dikira lampu bohlam) tentang apa yang ada di jalan malioboro ini, atau ngapain ke jalan malioboro nggak ke jalan yang lain aja? Oke, jadi gini, awalnya juga gue nggak terlalu tau juga sama apa yang ada di jalan malioboro, setelah ngrantau kesini aja gue baru tau. Malioboro itu semacem jalan yang penuh penjual souvenir, oleh oleh, batik, dll, kalo di tempat gue di serang banten, itu semacem ‘royal’nya jogja, got it? Got got in ajalah. Pesona jalan malioboro bakal terasa banget kalo udah masuk waktu sore menjelang magrib, kehidupan dimulai, haha. Harga disini juga bersahabat kok guys, jadi tenang, buat kalian yang pengen bawa oleh oleh segunung tanpa modal sekarung, kalian bisa cari oleh oleh disini, satu tips juga : pinter nawar biar makin murah lagi.. happy shopping.

141222_img3462

3. Titik Nol Kilometer

Please jangan bertanya tanya dulu kenapa kita harus nongkrong di jalan raya di titik nol kilometer. Karna ini bukan semacem jalan biasa, tapi semacem ini nih :

nolkilometerjogja

Nah gimana? Asik kan keliatannya (aslinya juga asyik). Oh iya, hal hal semacem ini Cuma bisa didapetin dari sore sampe malem, siang ga ada, jangan dateng siang siang, ntar sedih (lagi).

4. Bukit Bintang

Nah kalo ini, letaknya agak jauh dari kota Jogja, ada di selatan kota jogja, ke arah kabupaten gunung kidul. Buat kalian yang travelling sama pacar, sama gebetan, atau istri/suami, kalian bisa menciptakan momen romantis kalian disini :

tempat-wisata-di-Jogja-bukit-bintang

Keren kan melihat indahnya kota jogja dari sini?? Oh iya kalau mau kesini sebaiknya jangan pas musim penghujan, karna bakal percuma kalo bad weather. Selamat beromantis ria (apasih).

5. Pantai Selatan

Buat pantai selatan ini, gue nggak terlalu maksain yang recommended yang mana sih, yang pasti semuanya menurut gue indah, beberapa pernah gue kunjungi. Ada beberapa pantai disana, misalnya pantai Drini, Parangtritis, Depok, Indrayanti, Baron, dkk, semua indah buat dikunjungi. Tapi jangan nekat ke tengah tengah ya guys, tau sendiri kan ombak pantai selatan kayak apa, kalo hanyut kebawa ombak gimana, mending kalo diadopsi ratu kidul (loh). Oh iya, camping disini juga berasa banget, apalagi bareng sahabat, bareng geng, atau bareng pacar, worth it banget deh.

pesisir-bantul

6. Desa Wisata Kalibiru

Buat kalian yang bertanya tanya dimana orang ini berfoto, nah itu dia di kalibiru. Tempat ini ada di kabupaten kulonprogo, di barat kota jogja, nama bukitnya bukit menoreh. Pengen cepet cepet eksis? Caw!!

Memotret Waduk Sermo

7. De Mata Trick Eye Museum

Buang pikiran bosen jauh jauh, karna di museum ini, kalian dijamin nggak akan bosen. Bagi kalian yang punya hasrat keeksisan yang besar di sosmed (apasih) disini tempat untuk menyalurkan hasrat kalian. Penasaran apa yang ada di museum ini? Ini dia :

jogja-co-museum-3-dimensiDe-Mata-Trick-Eye-Museum-Yogya

FYI, itu semua lukisan ya bukan benda 3D asli, hehe, that’s why it’s called Trick Eye Museum.

Oke, sudah selesai, tujuh tempat yang nggak boleh dilewatin kalo lagi ke jogja menurut gue. Thanks for reading this weird blog, hope to see my visitors’s rising up again, haha. Jangan lupa.. kita temenan yak, add sosmed gue, hehe.. Bye. See ya. Come again.